by

Silatnas, Menyegarkan lagi Spirit Kebangsaan, Keagamaan, Keormasan

Kapolres Balikpapan, AKBP Wiwin Fitra, menyatakan apresiasinya terhadap Hidayatullah atas kerja samanya selama ini bersinergi dengan Kepolisian.

Silatnas, Menyegarkan lagi Spirit Kebangsaan, Keagamaan, Keormasan

Spanduk “Selamat dan Sukses Silatnas Hidayatullah 2018” dipasang di Kampus Hidayatullah Kutai Kartanegara, Kaltim.

Silaturahim Nasional (Silatnas) Hidayatullah 2018 tinggal sepekan lebih lagi akan digelar di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur (20-25/11/2018).

Sesuai namanya, salah satu tujuan Silatnas adalah untuk menjalin silaturahim, merekatkan ukhuwah Islamiyah antar sesama kaum Muslimin.

Namun tak sebatas itu. Silatnas bagi ormas ini merupakan momentum untuk menyegarkan kembali spirit kebangsaan, keagamaan, dan keormasan para jamaahnya.

Silatnas kali ini mengusung tema besar “45 Tahun Hidayatullah Berkhidmat untuk NKRI Bermartabat”. Diharapkan, dengan agenda dan tema tersebut, para kader kembali menyegarkan komitmennya dalam berkhidmat bagi bangsa, negara, dan agama ini.

Kapolres Balikpapan, AKBP Wiwin Fitra, menyatakan apresiasinya terhadap Hidayatullah atas kerja samanya selama ini bersinergi dengan Kepolisian, dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara khusus di Kota Balikpapan.

Lewat Silatnas nantinya, para dai ormas tersebut diharapkan terus menjaga sinergitas tersebut.

“Kami mohon juga para dai-dai Hidayatullah dapat memberikan pencerahan, dakwah-dakwah, imbauan, materi-materi kepada para umat… hal-hal positif, berita-berita positif, berita yang menyejukkan, tidak mudah terpancing isu-isu provokatif –apalagi melalui media sosial– berita-berita hoax yang belum tentu kebenarannya,” pesan AKBP Wiwin saat ditemui panitia Silatnas dalam silaturahim di kantornya baru-baru ini.

Charles Yusuf, Ketua DPD Hidayatullah Kutai Kartanegara (Kukar) berharap Silatnas menghasilkan spirit baru, ruh baru, suasana baru demi suksesnya program mainstreamHidayatullah yaitu dakwah dan tarbiyah.

“Kita ini butuh penyegaran,” ujar Charles penuh semangat ditemui di Kukar, Kamis (08/11/2018).

InsyaAllah kata dia peserta Silatnas akan hadir dari Kukar santri, warga, dan jamaah berjumlah sekitar 150-200 orang.

Terkait itu, Anggota Dewan Mudzakarah DPP Hidayatullah Akib Junaid menekankan bahwa Silatnas bukan silaturahim biasa. Silatnas merupakan sarana atau media untuk kembali menggerakkan kesadaran para pemangku kepentingan di dalamnya agar tidak salah arah dalam berkecimpung di ormas ini.

Ibarat atlet lari, kata dia menggambarkan, jangan sampai sudah berlari cepat tetapi ternyata tidak mengarah ke garis finis yang dituju atau berputar-putar atau malah lari di tempat.

Begitu pula para aktivis Hidayatullah, dengan Silatnas nanti, diharapkan menjadi sarana untuk menyegarkan kembali spirit dan tujuan hadirnya lembaga tersebut dengan arus utamanya di bidang dakwah dan tarbiyah.

“Di sini peran strategis Silatnas itu,” ujarnya saat menyampaikan tausiyah bakda maghrib di depan ribuan jamaah Masjid Ar-Riyadh, Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kaltim, Jumat (09/11/2018).* SKR/Usamah/MD

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Informasi Baru